Dampingi Penyaluran Bantuan Sosial, Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Terus Lakukan Koordinasi Dengan Pemda

Dampingi Penyaluran Bantuan Sosial, Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Terus Lakukan Koordinasi Dengan Pemda

Blitar – Bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak Covid-19 tahap pertama di Kabupaten Blitar sudah disalurkan. Kini, Pemerintah Daerah sedang memproses penyaluran tahap kedua, seperti evaluasi data penerima dan lain-lain.

Selama Ini data bantuan merujuk pada DTKS, Jumlah penerima bantuan PKH perbulan April 2020 sejumlah 46.725 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan 71.092 warga menerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), bagi penerima PKH atau BPNT boleh menerima bantuan secara double, jadi yang sudah mendapatkan PKH bisa mendapatkan BPNT begitu juga sebaliknya. Data tersebut juga menjadi acuan dalam pembagian bantuan Covid-19.

Mengingat bansos yang disalurkan harus tepat sasaran, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Medi Wibawa memastikan bakal mengawal pendistribusian bansos tersebut. Selain menerima masukan langsung dari masyarakat, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemda, dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos).

Medi Wibawa, ST menjelaskan, dewan sudah melakukan rapat kerja dengan Dinas Sosial untuk melakukan evaluasi terkait bantuan sosial tahap pertama, dimana disinyalir masih banyak terjadi permasalahan dibawah. Karena data yang menjadi acuan pemberian bansos diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Padahal pendataan di DTKS itu di perbarui empat kali dalam setahun sehingga dipastikan banyak perubahan. Untuk itu, pada tahap kedua ini, dewan menyarankan agar desa ikut serta dalam melakukan pendataan penerima bansos.

” Kita sudah melakukan rapat kerja dengan Dinas Sosial terkait bantuan tahap pertama ini. Sepertinya masih ada masalah saat penyaluran bantuan tersebut. Selama ini penerima bantuan dilihat dari DTKS sehingga dipastikan banyak perubahan data di lapangan. ” Tutur Medi Wibawa, ST.

Sebelumnya, Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, verifikasi dan validasi data penerima bansos tahap kedua terus dilakukan. Ia optimis untuk penyaluran tahap kedua lebih baik dan penerima bisa tepat sasaran, karena pendataan sudah dilakukan mulai tingkat RT/RW.

” Saya optimis untuk penyaluran bantuan Covid-19 tahap dua ini, akan berjalan lebih baik dan penerima bantuan tepat sasaran. ” Tutur Rijanto (Adm)

administrator

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *